Debat Presiden 2014 Jokowi VS Prabowo | BisnisAbiz

Kamis, 12 Juni 2014

Debat Presiden 2014 Jokowi VS Prabowo





Debat Presiden 2014 Jokowi VS Prabowo, persaingan antar jokowi dengan prabowo semakin memanas.
seperti kita ketahui debatcapres 2014 disiarkan langsung di salah stasiuv TV swasta, pada tangal 9 juni 2014 pada jam 20.00. pada event debat capres tersebut team jokowi sempat memberikan pertanyaan mengenai permasalahan Hak azasi manusia dan bagaimana cara mengatasi akan permasalahan tersebut, team prabawo pun merespon pertanyan tersebut dengan penuh emosi, dan menyatakan bahwa pertanyaan mereka berusaha untuk menjatuhkan team prabowo dengan mengukit pertanyaan-pertanyaan masa lalu, hingga akhirnya jawaban team prabowo dinilai terlau emosional sehingga jawaban yang diberikan oleh team prabowo terkesan tidak jelas, dan hingga akhirnya pertanyaan tersebut harus di ulang kembali!

Berdasarkan atas pengamatan saya, hal ini bisa mengakibatkan pencitraan negatif bagi team pasangan capress tersebut, dan dimasa lalu sempat hal yang serupa dan hampir sama seperti ini terjadi dan mengakibatkan keraguan dimata pemilih, kalau tidak salah hal tersebut terjadi pada debat capress megawati vs SBY yang dimana capres megawati harus mengulang pertanyaan berkali-kali, tapi untuk kasus kali ini capres prabowo ketika ditanya tentang masalah isu HAM, dia terkesan emosi, dan akibatnya jawaban yang diberika oleh prabowo menjadi tidak jelas! Hal tersebut bisa membuat publik mempertanyakan kasus masa lalu yang dimana kasus tersebut sudah lama selesai.

Pertanyaan mengenai kasus HAM yang dilontarkan oleh pihak jokowi memang terkesan tidak etis, dan bisa dibilang dengan jelas bahwa tujuannya adalah untuk mengingatkan publik akan kasus HAM masa lalu, dengan harapan pemilih akan merasa ragu akan kredibiltas prabowo, kalau boleh jujur dan yang sangat disayangkan adalah seharusnya pihak prabowo tidak harus merespon dengan emosi, melainkan dengan kepala dingin dengan demikian misi menjatuhkan lawan akan gagal dan publik akan berpendapat bahwa prabowo sudah matang dalam menghadapai isu-isu seperti ini.



Saya yakin 70% pemilih/publik sudah berasumsi atau masyarakat sudah menggambarkan Prabowo sebagai seseorang pemimpin yang tegas, dikarenakan dia berasal dari militer, oleh karena itu seharusnya prabowo harus lebih menjaga sikap agar tidak terkesan emosional! dan kalau boleh jujur mungkin hal tersebut bisa menjadi bumerang, karena pada saat-saat seperti ini, Indonesia belum membutuhkan pemimpin yang tegas! karena pada kenyataanya Presiden SBY dengan gayanya yang lunak, memenangkan 2 kali pemilihan umum secara mutlak, artinya publik tidak menginginkan pemimpin yang terlalu tegas! karena ditakutkan ketika negara kita mengalami perselisihan dengan negara tetangga, pemimpin kita akan melakukan blunder, yang bisa berakibat fatal!

Untuk saat ini negara Indonesia mempunyai pertumbuhan ekonomi kisaran 5-6% pertahunnya (sumber: Menkeu) dan pertumbuhan rata-rata tersebut adalah salah satu yang terbaik didunia, bahkan bisa dibilang perekonomian negara kita adalah salah satu yang terbaik didunia! atas dasar inilah bisa diasumsikan bahwa publik tidak akan cenderung mencari pemimpin yang tegas, ada pepatah yang mengatakan bahwa ketika seseorang merasa lapar maka dia akan cenderung nekat, dan sebaliknya ketika seorang manusia kenyang, maka dia akan cenderung cari aman! saya pribadi pun berasumsi bahwa saat ini negara kita membutuhkan pemimpin yang bisa memaksimalkan potensi bangsa ini, seperti perdagangan, infrastruktur,kesejahteraan dan sebagainya. karena PR pemimpin bangsa kita saat ini adalah bagaimana cara memanfaatkan sumber daya yang kita miliki, bukan bagaimana cara meningkatkan nasionalis, kalau masalah Nasionalis, setiap rakyat pasti punya standar masing-masing, dan nasionalis itu akan timbul dengan sendirinya ketika suatu bangsa tersebut bisa kita banggakan! baik itu prestasi olah raga, prestasi ekonomi, prestasi sumberday alam dan lainnya.


Menurut pengamatan saya pribadi 2 capres tersebut tidak memiliki kualitas tersebut dalam artian produk politik nya terkesan salah sasaran, pihak capres no.1 jualan Brand yang lagi Trend dan yang satu lagi jualan nasionalisme.sementara bangsa kita sudah berada pada tahap yang membutuhkan pemimpin yang bisa menjual menjaga stabilitas Ekonomi! mungkin ada beberapa misi dari kedua pihak capres tersebut yang menjual tentang permasalahan ekonomi,(misi ekonomi Prabowo lebih detail ketimbang jokowi, jokowi terfokus pada biroksi yang tidak efisien) akan tetapi tidak ada satupun dari kedua presiden tersebut yang mencerminkan image mereka.


Untuk masalah standar sebagai pemimpin baik itu Jokowi ataupun Prabowo, saya kira sudah memenuhi standar, yang satu sudah pernah menjabat sebagai gubernur, dan yang satu sudah pernah menjabat sebagai Jendaral, setidaknya kedua-duanya sudah pernah mengalami bagaimana menjadi seorang pemimpin.


Kesimpulan:


Semoga saja ketika mereka menjabat sebagai presiden mereka melakukan yang terbaik! karena mereka akan memimpin lebih dari 200 juta manusia.Dan kalaupun ada indikasi dari pemimpin yang tidak baik, biasanya gak bakalan lama, soalnya negara kita sudah terintegrasi dengan baik, lewat media internet! jadi ketika kepemimipinan dilakukan dengan tidak baik, masyarakat kita akan merespon, baik itu demo kecil-kecilan atau yang paling parah pemimpin lengser :D kita udah pernah ngelakuinya di masa lalu dan berhasil, so no worry, about evil dictator ;) lol


Artikel terkait lainya:

Pemenang Pilpres 2014 Jokowi JK






Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 01.10

Arsip Blog

© BisnisAbiz