Rencana Dibalik The Fed Menaikan Suku Bunga | BisnisAbiz

Jumat, 18 Juli 2014

Rencana Dibalik The Fed Menaikan Suku Bunga




The Fed Boleh-boleh saja berencana untuk menaikkan Fund Rates/suku bunga! mulai dari 25 basis point hingga 75 basis point! akan tetapi pertanyan besarnya adalah apakah dengan menaikan suku bunga keadaan ekonomi Amerika akan membaik? tujuan dari bank sentral untuk menaikan suku bunga adalah dengan harapan agar memikat para investor, baik itu investor pasar modal atau investor sektor real. 


Akan tetapi sayang seribu sayang keadaan ekonomi di Amerika tidak menunjang hal tersebut! Kebijakan Bank Sentral akan berhasil apabila keadaan ekonomi Negara tersebut menunjang, dengan kata lain jika keadaan ekonomi suatu negara sangat baik, maka efek dari menaikkan suku bunga akan dapat terwujud sesuai rencana! yaitu bertambahnya aliran dana dari investor asing,dan bisnis akan berputar lebih baik! akan tetapi seorang investor tidak akan serta merta invest, lantaran tingkat suku bunga naik!


Memang harus di akui bahwa indikasi kenaikan suku bunga adalah tumbuhnya ekonomi suatu negara! akan tetapi kita semua tahu bahwa nilai mata uang Amerika atau USD, itu terlalu tinggi, dan jika nilai mata uang suatu negara terlalu kuat, pastinya tidak akan membuat Negara tersebut tidak bisa berkompetisi dengan baik! dan efek lain dari penguatan nilai mata uang adalah efisiensi! yaitu Para Pengusaha akan mulai mengimpor segala sesuatunya di segala sektor! dan hal tersebut pasti tidak akan membuat keadaan ekonomi negara tersebut menjadi tidak sehat! dengan kata lain, nilai mata uang mereka harus turun, karena jika tidak! mereka akan mengimpor terus menerus, dan keadaan ekonomi akan memburuk!






ok, balik ke laptop! berkaitan dengan Rencana The Fed menaikan Suku bunga! pada dasarnya kita tahu, bahwa the fed tidak lah bodoh, mereka tau mata uang mereka terlalu kuat, dan dampak dari penguatan sebuah mata mata uang adalah jumlah impor para pengusaha Amerika akan semakin bertambah! dan hal tersebut pastinya akan membuat lapangan pekerjaan semakin berkurang, karena dengan adanya impor dalam jumlah besar! maka lapangan pekerjaan tidak banyak tersedia, karena produksi pembuatan produk tersebut ada diluar negeri!


Ada Indikasi bahwa Rencana Kenaikan Fund rate atau suku bunga the fed, bukanlah bertujuan untuk merayu investor asing akan tetapi, tujuan dan rencana tersebut adalah untuk membuat dolar semakin lemah!(big Shock) karena hanya dengan cara itulah, ekonomi Amerika akan membaik! pastinya! karena tidak mungkin Investor dengan serta merta Invest dan membangun sebuah perusahaan baru tanpa adanya riset! dan pasti mereka melihat dengan teliti dan seksama, apa benar keadaan ekonomi negara tersebut sudah membaik?


Mungkin untuk short term ada beberapa Investor yang cukup optimis dan berani invest di negara paman sam! akan tetapi seiring waktu mereka akan menyadari, bahwa keadaannya memang tidak baik,dan al hasil pasti mereka balik lagi, karena bisnis mereka ternyata tidak berjalan dengan baik! sebenarnya bagi investor ketika mereka ingin berinvestasi, mereka jangan serta merta melihat dari sisi suku bunga saja! akan tetapi mereka harus melihat dari situasi dan keadaan negara tersebut! tapi simplenya dan hal yang paling masuk akal untuk melihat patokan sebuah negara dalam keadaan bagus atau tidak adalah, dengan melihat dari Value mata uang worthy atau tidak! dan tanggap nya pemerintah tersebut dalam merespon situasi ekonomi dunia! yah setidaknya dengan begitu, mereka akan terlihat capable/mumpuni dari sudut pandang investor!


Mungkin akan timbul sebuah pertanyaan besar, mengapa nilai mata uang suatu negara dijadikan sebuah tolak ukur utama! singkatnya adalah, Jika mata uang suatu negara cukup rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain, maka negara tersebut untuk jangka waktu yang panjang, mereka akan bisa menawarkan sebuah produk baik itu jasa atau pun produk non jasa, dengan harga yang lebih kompetitif! dan pastinya para pengusaha negara tersebut tidak akan impor! karena harga produk negara lain sangat mahal! dengan kata lain Negara yang memiliki nilai mata uang rendah, seiring waktu ekonominya akan melesat jauh ketimbang negara yang memiliki mata uang yang terlalu kuat! artinya suatu negara yang memiliki mata uang rendah, berpotensi sebagai lahan Investasi, karena masih ada ruang untuk akselerasi ! sementara bagi negara yang memiliki mata uang yang terlalu kuat, mereka harus segera invest, karena tidak ada ruang lagi untuk berkembang! dan biasanya bagi negara yang sudah terlalu kuat akan mencoba untuk memanipulasi mata uang mereka, karena cepat atau lambat hal tersebut HARUS! terjadi.



Hanya saja pertanyaan besarnya adalah, bagaimana cara melemahkan mata uang mereka  dengan cara yang lebih mulus dan bisa diterima oleh pasar! agar negara lain tidak protes? dan hal tersebutlah yang menjadi pertanyaan besar! di waktu yang lalu,bahkan sampai saat ini pemerintah jepang sudah melakukan hal tersebut, mereka bergerak dengan sangat agresif  dengan mengeluarkan kebijakan yang bertujuan untuk melemahkan mata uang yen,dengan membeli lebih banyak surat hutang US.  dan hasilnya Index Nikei Meningkat, dan keuntungan para pengusaha otomotif seperti honda Mitsubishi,toyota, meningkat berkali-kali lipat! teori melemahkan mata uang agar negara mereka maju! bukanlah hanya sebuah teori isapan jempol! karena sempat terdengar kabar bahwa IMF secara diam-diam memberikan bukti bahwa Negara Negara yang memiliki mata uangnya rendah Negara tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi yang sangat luar biasa!


Mungkin Seluruh dunia dan bahkan Anda akan berpikir bahwa penguatan Nilai mata uang , adalah sesuatu yang baik! Pastinya! mungkin contoh yang bisa saya kasih adalah, Jika Nilai Dolar setara dengan 3 ribu rupiah! yang di mana saat ini harga 1 dolar masih di kisaran 11.000, ada beberapa hal yang pastinya akan terjadi! yang pertama, jika nilai 1 dolar setara dengan 3ribu rupiah, para TKI akan mulai kembali ke negara kita, karena gaji mereka tidak beda jauh dengan gaji standar di negara kita! yang kedua adalah, Harga telepon genggam dan gadget lainnya buatan paman sam, akan lebih murah, misalkan kita beli produk lokal seharga 1 juta, sementara produk gadget canggih dari paman sam, dengan kualitas yang lebih baik, senilai 300.000(tiga ratus ribu) anda pilih mana? kalau saya sih lebih baik beli 3 handpohne dengan kualitas yang sama, ketimbang satu buah handphone merek lokal! betul tidak :D, dan yang ketiga adalah , para pengusaha akan mulai impor segala produk-produk, karena harga dari negara lain lebih murah! dan gak pusing soal urusan tenaga kerja!dampak negatifnya adalah banyak dari para buruh pabrik yang akan mulai di PHK! 


Penguatan mata uang, pada dasarnya tidak semata-mata buruk, ada sisi positif dari penguatan nilai mata uang! seperti, utang negara kita terhadap orang asing pastinya akan berkurang nilainya, yang kedua harga barang-barang akan lebih murah, karena negara lain menawarkan produk mereka dengan harga yang murah!(inflasi menurun) yang ketiga, pastinya anda akan melakukan segala sesuatu dengan menggunakan tenaga orang lain, karena anda bisa punya asisten/pembantu 2 sampai tiga orang, dengan gaji yang cukup murah(lebih efisien) tentu saja jika anda seorang pengusaha! singkatnya, penguatan mata uang akan menguntungkan pihak yang memiliki banyak uang, tapi untuk secara keseluruhan, tidak membuat keadaan ekonomi negara tersebut menjadi lebih baik!



Kesimpulan:

Terlepas dari benar atau tidaknya tulisan yang saya buat, anggap lah tulisan ini hanya sebuah bahan pertimbangan, yang mungkin akan terjadi! karena pada dasarnya ilmu ekonomi adalah ilmu sosial yang bisa saja terjadi, atau bisa juga tidak terjadi! dengan kata lain Spekulasi! Spekulasi bagi para ekonom, bukanlah sesuatu yang tabu, selama hypotesa tersebut masih bisa di terima oleh akal sehat! mungkin sebagian dari anda akan bertanya bagaimana dengan sumber yang mendukung hypotesa tersebut! dibawah ini ada beberapa sumber yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan:

Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 17.13

Arsip Blog

© BisnisAbiz