Bisnis Online Indonesia belum matang | BisnisAbiz

Minggu, 07 Desember 2014

Bisnis Online Indonesia belum matang




Perkembangan bisnis Online di Indonesia bisa dibilang belum matang, karena ada beberapa faktor penting yang masih menjadi hambatan ! berikut di bawah ini adalah kutipan dari Kebijakan Publik Kepala dan Hubungan Pemerintah Google Shinto Nugroho

Hal tersebut diungkapkan Head Public Policy and Government Relation Google, Shinto Nugoroho di sela-sela acara seminar yang digelar oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) 'E-Commerce Indonesia Menuju AFTA 2015'.

"Kalau saya bilang tidak kalah. Potensi sama-sama potensial," kata dia di Jakarta, Kamis (4/11/2014).
Namun begitu, dia mengatakan perkembangan bisnis online Indonesia relatif lambat mengingat pendukung infrastruktur seperti jaringan internet kurang memadai.

Berbeda dengan India, pemerintahnya memperhatikan betul internet sebagai kebutuhan bisnis. "Pemerintah India sudah sangat mengerti IT is a big business. Dari SDM sudah lebih banyak, kita juga banyak," kata dia.

Jumlah penduduk Indonesia memang sangat besar yaitu lebih dari 200 juta!(sumber: wiki) akan tetapi akses dan infrastruktur untuk mengakses internet bisa terbilang kurang meyakinkan! karena rata-rata perusahaan ISP terbaik belum bisa menjangkau pedesaan, dan hal tersebut membuat potensi pasar Indonesia kurang maksimal! dan ada juga beberapa hal yang paling mendasar seperti payment gateway/sistem pembayaran yang tidak terlalu aman, pilihan terbaik untuk transaksi bisnis online di Indonesia hanya Internet banking dan rekber! mungkin jika ada pihak yang berani untuk menjembatani bisnis Kegiatan Jual beli seperti Paypal, saya yakin bisnis online di Indonesia bisa meningkat 20 kali lipat!

Mungkin sekilas hal tersebut tidak terlalu penting! tapi faktanya, siapa coba yang mau memberikan atau transfer uang untuk transaksi jual beli di Internet ? dan hal tersebut pastinya akan membuat monopoli atau dominasi bisnis ecommerce untuk pemain yang sudah memiliki brand besar! tapi akan beda cerita ketika ada sistem pembayaran seperti paypal di mana, pihak pembeli merasa aman, lantaran mereka bisa melakukan gugatan jika mereka di tipu dalam transaksi online yaitu dengan melakukan Dispute payment!

Untuk sistem pembayaran Rekber, mungkin bisa memberikan keamanan yang baik bagi pihak pembeli! akan tetapi bagi pihak penjual, Rekber bukanlah pilihan yang strategis, mengingat modal mereka akan membeku di pihak ketiga! dan hal ini membuat pihak penjual sangat terbatas dalam melakukan transaksi besar! mungkin Jika pemerintah atau pihak lain bisa memberikan solusi pada masalah ini, besar kemungkinan Bisnis online Indonesia akan meningkat 20 kali lipat! mungkin untuk infrastruktur akses internet bisa dikatakan terlalu mahal, terutama untuk ukuran negara asia seperti Indonesia, mengeluarkan biaya ratusan triliun hanya untuk akses internet saya yakin, bukan pilihan yang bijak, tapi untuk mengatasi sistem pembayaran ! saya yakin Indonesia hanya perlu mengedipkan sedikit mata untuk memperbaiki masalah ini! atau jangan-jangan hal ini adalah skema :P


kesimpulan

Faktor Trust atau kepercayaan dalam bisnis adalah hal yang absolut! dan hal ini bisa terlihat jelas, bahwa orang orang US saja, hanya menerima pembayaran paypal ! makanya anda jangan kaget, bila toko online anda mempunyai ribuan pengunjung, tapi yang beli hanya 1 atau 10 orang, bukan karena produk anda tidak bagus, tapi karena pembeli merasa takut untuk berbisnis dengan anda! :)


artikel lainnya

Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 01.56
© BisnisAbiz