Cara Mudah Memahami dan Mempelajari Bisnis | BisnisAbiz

Kamis, 25 Desember 2014

Cara Mudah Memahami dan Mempelajari Bisnis


Bagaimana memahami Bisnis

Bagaimana Cara Memahami dan mempelajari sebuah bisnis? pertanyaan seperti ini pasti akan muncul dalam benak anda, dan kalau saya nilai anda termasuk orang yang cukup cerdas! tapi sayangnya anda belum cukup berpengalaman! that's ok, and its totally normal :) orang normal mana pun pasti pada awalnya tidak akan mempunyai pengalaman, dan biasanya ketika seseorang tidak berpengalaman dia akan cenderung grasak grusuk! (bahasa bekasi nya) tapi beda dengan orang yang sudah pernah , beda bawaan! betul gak brur! kalau sudah berpengalaman pasti bawaannya kalem :D bukan kaya lembu, tapi tenang dan slow! tapi pas action, dunia akan bergetar! hehehe

Pada dasarnya setiap bisnis pasti ada celah,(bukan trik) dan hal itu hanya bisa di ketahui jika anda mempelajari bisnis tersebut! mungkin pada awal kita akan merasa frustasi karena tidak ada jalan, tapi seiring waktu anda akan menemukan pecahan pecahan kecil, dan seiring waktu pecahan kecil tersebut akan menjadi gambaran besar dari bisnis tersebut( tingkat mastah :) contohnya, sebut saja bisnis tempe (biar adil soalnya ane juga kaga pernah bisnis tempe) ketika kita pertama kali menjalani bisnis tempe, pastinya kita tidak tahu sama sekali tentang bisnis tersebut dan bagaimana cara menjualnya! kalau pun tahu kita hanya tahu sedikit!
Jika kita hanya mempunyai pengetahuan yang sedikit akan bisnis yang kita jalani, pastinya hal tersebut akan menyulitkan anda! karena dalam bisnis kita harus bisa menjual sebuah produk! tanpa penjualan semuanya akan nol besar! dengan kata lain faktor terbesar dan yang paling penting dan esensial adalah penjualan! betul tidak ? karena bisnis apa pun kita harus bisa menjual! untuk beberapa kasus tertentu, seperti produk digital penjualan bukanlah hal yang utama, tapi untuk produk produk off line 99% adalah penjualan!
ok, back to bisnis tempe! di setiap Industri, entah itu A , B, C, dan Z pasti ada yang namanya jalur distribusi! jalur distribusi ada dua, yang konvensional dan non konvensional artinya modifikasi sistem! untuk beberapa kasus tertentu perusahaan besar biasanya akan menciptakan jalur distribusi yang non konvesional, terutama perusahaan prinsipal dan manufkatur! karena setelah diteliti mereka merasa bahwa jalur distribusi konvesional sudah tidak lagi efisien, tapi tetap masih terbilang efektif, tapi kalau mereka mau hemat, mereka harus menciptakan jalur sendiri ke end user atau pemakai, karena kalau tidak harga produk yang mereka jual bisa menjadi sangat mahal! contohnya, ente prinsipal tempe atau si pembuat tempe, jalur distribusi konvesionalnya kan warung sayur besar sebagai distributor karena mereka sanggup membeli dalam jumlah besar  dan distributor menjual kembali ke agen! dalam kasus ini adalah warung sayur kecil, dan warung sayur kecil menjual produk tersebut ke end user atau ibu rumah tangga! inilah yang disebut sebagai distribusi konvesional atau pada umumnya.

jalur distribusi konvensional
Untuk Jalur distribusi non konvesional atau modifikasi bisa dilakukan yaitu dengan menjangkau konsumer secara langsung! ada beberapa perusahaan besar yang sudah melakukan cara ini, akan tetapi  efektif atau tidak belum terlihat hasilnya secara signifikan! akan tetapi saya yakin jika sistem mereka menggabungkan Media Online! mungkin mereka bisa cukup berhasil! karena sudah terbukti bisnis model MLM terlihat cukup berkembang di dunia online! FYI(sekedar bocoran), sistem pemasaran MLM adalah salah satu penerapan Distribusi non konvensional!

Meski pun urutannya masih sama, tapi biasanya para member MLM terikat dengan aturan, yang di mana mereka harus mengikuti aturan prinsipalnya! intinya permasalahan jalur distribusi yang ada sekarang adalah , harga yang dijual oleh distributor dan para agen menjadi sangat mahal ke end user! dan prinsipal/pabrikan, merasa jika harga terlalu mahal! maka di takut kan daya beli masyarakat menjadi berkurang atau berhenti! dan jika hal tersebut terjadi pastinya prinsipal akan merasa di rugikan! oleh karena itu sekarang para pebisnis mulai mengatur dan menerapkan aturan pada para distributor dan agen, untuk tidak semena-mena memainkan harga! agar harga di pasaran masih dalam tingkat wajar!





Cara pikir Prinsipal adalah, memproduksi dengan harga semurah-murahnya dan menjual dengan harga se rendah-rendahnya! beda dengan distributor segala produk, mereka beli harga serendah rendahnya dan menjual setinggi tingginya! FYI  Calo/tengkulak bisa juga di kategorikan sebagai distributor!

Mungkin sebagian dari anda yang masih membaca artikel ini mulai bertanya! ini mah bukan cara mudah memahami bisnis gan! (hehehe) emang sich gan ane juga berpikir seperti itu, karena kalau di lihat dari tulisan sudah 7 paragraf ane tulis! dan saya yakin anda pun akan berpikir bahwa memahami bisnis tidaklah mudah :) jika anda berpikir seperti itu, memang benar gan, memahami bisnis pasti tidak akan mudah, karena kalau mudah pasti setiap orang punya banyak duit ;) betul tidak!

Memahami jalur distribusi adalah tugas utama seorang pebisnis! karena saya yakin anda pun nantinya suka tidak suka harus memahami hal tersebut! dan tulisan saya di atas untuk sedikit memberi gambaran. bagi kita untuk memahami proses distribusi, dan hal tersebut pastinya akan membantu menjual produk anda.dan seperti saya katakan pada awal! hal yang paling penting dalam sebuah bisnis adalah penjualan! karena bisnis apa pun tanpa penjualan pasti tidak ada guna! dengan memahami jalur distribusi, bukan garansi pasti bisnis anda berhasil! mungkin jika anda bisa me modifikasi jalur distribusi non konvensional mungkin ada jaminan :D mungkin yah gan! 90% lah ane yakin , kalau ente bisa membuat jalur baru ada kemungkinan akan banyak orang yang tertarik, terutama prinsipal dan distributor!

Mungkin sebagian dari anda akan bertanya, bagaimana cara menerapkan hal tersebut ? caranya gampang, anda harus bisa menciptakan marketplace :D kalau anda bisa membuat marketplace, ane yakin sich ente bakalan sukses! cuma sayangnya membuat marketplace itu tidak mudah! terutama jika anda tidak tahu! :D mungkin sebagian dari anda, akan mulai bertanya, apaan sih gan marketplace ? :D marketplace adalah pasar brur! ente pernah liat pasar kan, di mana barang apa aja, kemungkinan besar laku! betul tidak. ;)

mau tau caranya ? branding :D pasti dong ente pernah dengar kata branding! pernah liat produk merek yang sudah terkenal tidak :D , contohnya artis! kalau di luar, artis itu bisa membuat berbagai macam produk, mulai dari pakain dengan nama artis tersebut, bisa juga minyak wangi, atau bisa juga sepatu :D, makanya artis luar itu duitnya lebih banyak dari artis lokal :D bukan karena dolar nya, tapi mereka lebih pintar! mereka tuch menaikan brandnya terlebih dahulu, setelah naik, baru deh, bikin produk apa aja :D kan fan basenya banyak tuch :D apa lagi kalau fansnya mencapai puluhan juta ! pasti banyak prinsipal yang mau JV ;)  dari pada prinsipal ribet branding dari awal, dan mengeluarkan biaya marketing yang mahal, mendingan JV  ama artis tersebut :D

Pada dasarnya siapa pun bisa menjadi prinsipal! cuma yang jadi masalah itu brandnya itu, yang tidak mudah! perusahaan bisa memproduksi barang dalam jumlah sangat besar! akan tetapi untuk menjual produk dalam jumlah besar, pastinya tidak mudah dan murah! untuk menyingkat hal tersebut, satu satunya cara adalah dengan JV, atau joinan (bahasa bekasinya ), mungkin sederhananya seperti ini gan! Jika anda mempunyai seorang teman wanita yang sangat cantik dan seksi :D coba deh joinan ama dia, bilang suruh tawarin produk ente ke teman temannya, nanti dia dapat komisi ! pasti hasilnya akan berbeda, ketika anda menjual produk sendiri ;)

yah udah segitu aja dulu! untuk lebih mantebnya gan, ente harus mencoba bisnis yang ente sukai! jadi biar dapet gripnya :D kalau sudah dapat ente tinggal evaluasi, apa yang berhasil dan apa yang tidak! setelah itu, tinggal di ulang ulang saja :D

Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 16.37

Arsip Blog

© BisnisAbiz