Cara Menghitung Harga Saham | BisnisAbiz

Selasa, 30 Juni 2015

Cara Menghitung Harga Saham





Mau tahu gan cara menghitung harga saham yang paling mudah di dunia ;) hehehe! yuuk cekidot! Pada dasarnya menghitung harga saham tidak lah sesulit yang anda bayangkan! bahkan anak SD umur 9 tahun bisa melakukannya dengan sangat sangat mudah sekali! singkat kata siapa pun bisa menghitung harga saham tanpa harus mengalami kesulitan yang berarti!

Pada dasarnya ada 3 cara untuk menghitung harga saham, yang pertama adalah perhitungan harga saham sederhana, cara yang kedua adalah harga saham tertimbang, dan cara yang ketiga bisa dibilang cara logis, atau makin mahal harganya makin baik! meski pun harga saham yang mahal bukan jaminan menguntungkan! tapi setidaknya saham saham unggulan cenderung mempunyai harga yang tinggi! 

ok, mari kita bahas cara pertama, atau menghitung harga saham dengan cara sederhana! perhitungan ini pada dasarnya sangat simple, yaitu dengan melihat net income/laba bersih perusahaan tersebut dibagi dengan jumlah saham yang beredar! misalnya, laba perusahaan tersebut pada tahun ini, mencapai Rp1 miliar, sementara jumlah saham yang beredar di pasaran sebanyak 100 ribu lembar,  maka EPS atau harga saham tersebut ada di kisaran 10.000 meski pun begitu, bukan berarti harga saham pasti senilai itu, biasanya nilai saham tersebut akan lebih rendah, hal tersebut sangat wajar! karena biar bagaimana pun harga suatu produk, termasuk produk investasi, akan sangat ditentukan oleh pasar! dan seperti biasa, pasti pasar juga butuh waktu untuk penyesuaian harga!

Cara yang Kedua adalah perhitungan harga saham tertimbang! cara ini pada dasarnya sama seperti cara pertama, hanya saja net income di kurangi deviden lalu dibagi dengan jumlah saham yang beredar di pasar! misalnya net income tahun ini sebesar 10 miliar, sementara deviden yang harus di bayarkan adalah 5 miliar, sementara jumlah saham yang beredar sejumlah 100 ribu lembar, maka nilai saham tertimbang adalah, 10 miliar dikurangi 5 dibagi 100 ribu lembar = 50 ribu! meski pun harga saham bisa saja senilai 10 ribu atau mungkin 15 ribu rupiah, hal tersebut sangat wajar, karena nilai suatu produk sah sah saja untuk di tetapkan tapi tetap saja pasar yang menentukan apakah mereka mau membeli saham tersebut senilai harga real atau tidak!


Cara yang ketiga adalah perhitungan logis, artinya jika nilai saham tersebut tinggi, maka saham tersebut bisa dikatakan bagus! hal tersebut ada benarnya dan termasuk masuk akal, karena biasanya nilai suatu saham tidak akan tinggi, jika kinerja perusahaan tersebut tidak baik! rata rata nilai saham yang tinggi biasanya perusahaan tersebut cenderung yang terbaik dan besar! misalnya, saham bank mandiri, saham bank BRI, saham Telkom dan lain sebagainya! bisa anda lihat bahwa harga saham perusahaan tersebut jika dibandingkan dengan perusahaan lain pasti akan jauh berbeda, saham Bank Mandiri saat ini ada di kisaran 10 ribu, sementara nilai saham perusahaan lain hanya ada di kisaran ratusan rupiah! akan tetapi untuk beberapa kasus tertentu, nilai saham tinggi tidak serta merta kinerja buruk, bisa jadi peminatnya sedikit, atau perusahaan mereka tidak terlalu dikenal baik oleh para investor, sehingga para pialang saham mengalami kesulitan untuk merekomendasikan nya pada investor mereka! hal ini sangat sering terjadi, dan bukan hanya di sini tapi juga di luar negeri!



Catatan:

anda bisa melihat net income perusahaan tersebut di situs mereka, karena biasanya perusahaan yang sudah go publik akan melampirkan laporan keuangan di situs mereka! untuk contoh saya sudah lampir kan laporan keuangan bank mandiri, sementara untuk jumlah harga saham yang beredar, anda bisa lihat di situs khusus saham, dan melihat jumlah perdagangan transaksi volume saham! meski pun tidak selalu akurat dikarenakan satu hal lainnya, setidaknya hal tersebut bisa dijadikan perhitungan kasar! dan seperti pepatah bijak selalu katakan! yang namanya investasi atau pun bisnis, itu bukan 1+1 sama dengan 2 ;) dan kalau pun investasi semudah itu, pasti dong ratusan juta orang indonesia akan berbondong bondong melakukan investasi ;) tapi juga ada pepatah bijak yang mengatakan bahwa orang cerdas biasanya akan cenderung memenangkan pertandingan ;) itu artinya gan, anda sebagai investor harus mempersenjatai diri anda dengan pengetahuan sebaik mungkin! karena saya yakin akan tiba di mana pengetahuan yang anda miliki akan membuat perbedaan hasil akhir!



Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 22.42
© BisnisAbiz