Cara Menghitung Premi Asuransi untuk Mobil Anda | BisnisAbiz

Senin, 28 Maret 2016

Cara Menghitung Premi Asuransi untuk Mobil Anda




Sebenarnya jumlah premi asuransi mobil sudah ditetapkan pada surat edaran dari Otoritas Jasa Keuangan. Namun bagi konsumen yang cerdas, Anda perlu tahu jenis-jenis asuransi yang tersedia untuk kendaraan dan berapa premi yang harus dibayarkan. Pada dasarnya asuransi mobil terdiri dari 2  jenis. Yang pertama adalah All Risk dan yang kedua adalah Total Lost Only (TLO). Kedua jenis asuransi sama-sama bertujuan untuk melindungi mobil Anda dari kerugian dengan cakupan perlindungan yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu Anda harus jeli memilih asuransi yang tepat untuk kendaraan roda 4 Anda.

Asuransi Mobil TLO

Asuransi TLO akan memberikan ganti gi pada mobil Anda apalabila mobil Anda mengalami kerusakan atau kecelakan yang mengakibatkan kerusakan diatas 70% atau kerusakan parah yang sudah tidak bisa diperbaiki lagi. TLO juga menyediakan penggantian pada kendaraan yang hilang karena dicuri. Apabila Anda membeli mobil dengan cara kredit, maka premi pada asuransi TLO dapat dibayarkan pada pembayaran pertama. Namun jumlah premi asuransi mobil tergantung jangka waktu kredit mobil Anda. Cara menghitung premi asuransi mobil TLO tidak terlalu sulit. Sebagai contohnya jika Anda membeli mobil seharga 200 juta rupiah, maka premi asuransi yang telah ditetapkan sekitar 0.44 sampai 0.53%. Pihak dealer asuransi bisa menentukan jumlah premi yang harus dibayarkan. Dengan perhitungan mereka bisa menentukan premi 0.49%. Maka perhitungan premi yang harus dibayarkan untuk mobil Anda adalah 0.49 % x Rp 200.000.000 = Rp 980.000. Jika suatu saat Anda mengalami kecelakaan yang menyebabkan mobil Anda ringsek, maka asurasi akan mengganti kerugian dengan harga sewaktu Anda membeli mobil. Asuransi TLO biasanya berlaku selama satu tahun dengan UP (Uang Pertanggungjawaban) yang terus berkurang di tahun-tahun berikutnya. Hal itu terjadi karena harga mobil menyusut setiap tahunnya. Maka ketika Anda membayar premi asuransi mobil di tahun berikutnya, sebaiknya Anda selalu memeriksa kecocokan antara jumlah premi, harga mobil dan uang pertanggung jawabannya.





All Risk

Asuransi All Risk berbeda dengan asuransi TLO. All Risk melindungi kendaraan Anda dengan cakupan yang lebih luas. All Risk juga melindungi mobil Anda baik kerusakan besar maupun kerusakan kecil. Bisa ditebak bahwa premi asuransi mobil  All Risk lebih tinggi daripada asuransi TLO. Anda harus tahu  bahwa dengan bergabungan pada asuransi All Risk, perusahaan asuransi akan mengenakan jumlah premi tambahan terutama apabila usia mobil Anda lebih dari 5 tahun, maka besaran premi asuransi itu minimal sebesar 5%. Sebagai contohnya perhitungannya, Anda membeli mobil seharga Rp 200.000.000 dengan perkiraan premi asuransi All Risk sebesar 2.47% sampai 2.72%. kemudian, dealer akan menetapkan premi asuransi sebesar 2.5%, maka Anda harus membayar uang premi asuransi sebesar Rp 5.000.0000 per tahun. Dengan perhitungan inj, Anda bisa memperkirakan apabila mobil Anda ditabrak dan kemudian penyok. Tanpa asuransi, Anda harus mengeluarkan biaya sendiri untuk reparasi bumper sebesar Rp 500.000 dan mengecat ulang sebesar Rp 500.000. Tanpa asuransi, Anda harus menanggung Rp 1.000.000 untuk perbaikan. Sedangkan dengan All Risk, Anda mungkin tidak perlu mengeluarkan sepeserpun untuk perbaikan mobil Anda. Uang per tanggung jawaban untuk All Risk terbilang luas. Kendaraan Anda ter lindung dari terorisme, sabotase, dan kecelakaan penumpang.

Pada dasarnya jumlah premi asuransi mobil sudah ditentukan oleh OJK dan itu sudah ada hukumnya. Oleh karena itu, Anda harus cermat dan cerdas dalam memilih asuransi yang tepat untuk mobil Anda. Hitung dengan teliti dan cermat tentang premi asuransi mobil, uang pertanggung jawabannya, dan apakah itu sesuai dengan nilai mobil Anda.
Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 20.33

Arsip Blog

© BisnisAbiz