Rate Asuransi Mobil Antara All-Risk Dan TLO, Untung Yang Mana? | BisnisAbiz

Senin, 28 Maret 2016

Rate Asuransi Mobil Antara All-Risk Dan TLO, Untung Yang Mana?



Rate asuransi mobil adalah besar premi yang mesti Anda bayarkan secara rutin setelah membeli produk asuransi. Rata asuransi mobil ini ditentukan oleh perusahaan asuransi  yang kemudian akan dihitung dengan mengkalikan dari nilai mobil yang diasuransikan. Misalnya untuk mobil yang senilai 100 juta rupiah, dibebankan rate asuransi mobil adalah 3%, dengan demikian premi yang mesti Anda bayarkan per tahun ke pihak asuransi adalah sebesar 3 juta rupiah. Tetapi sebenarnya cara menghitung premi untuk masing-masing produk asuransi yang ditawarkan ada cara khususnya masing-masing. Secara umum ada dua jenis produk asuransi yang ditawarkan yaitu all-risk dan TLO atau Total Loss Only. Kali ini kita akan membahas mengenai apa yang membedakan all-risk dengan TLO dan bagaimana cara perhitungan rate asuransi mobil dan juga preminya.

Beda All-risk dan TLO

Baik All-risk maupun TLO keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Rate asuransi mobil yang dibebankan kepada pemegang polis pun berbeda-beda karena besar tanggungan yang dijamin pun juga berbeda. Berikut adalah perbedaan antara produk asuransi all-risk dengan TLO:

Asuransi All-risk

Produk asuransi all-risk juga disebut dengan produk asuransi comprehensive atau asuransi keseluruhan. Perusahaan asuransi menanggung dan memberikan jaminan bagi segala kerusakan dan kerugian mobil secara keseluruhan baik itu kerusakan ringan, berat, bahkan jaminan juga diberikan untuk pihak ketiga yang terlibat dalam sebuah kecelakaan yang sama dengan pemegang polis.  Besar rate asuransi mobil untuk produk asuransi all-risk ini lebih besar ketimbang TLO tetapi perusahaan asuransi akan memberikan jaminan bahkan jika mobil hanya mengalami lecet pada bodynya saja.





Asuransi TLO (Total Loss Only)
Berbeda dengan asuransi all-risk yang bisa memberikan ganti rugi untuk kerusakan dan kerugian sekecil apapun, untuk pemegang polis asuransi TLO hanya ditanggungkan apabila mobil mengalami kerusakan/kerugian yang nilai biaya perbaikannya setara atau melebihi 75% dari nilai mobil. Jadi kerusakan yang menjadi tanggungan hanya  untuk kerusakan berat. Rate asuransi mobil pun lebih ringan ketimbang all-risk sehingga cocok bagi Anda yang tidak punya budget banyak untuk asuransi.

Besar rate asuransi

Jenis mobil yang sama, mengambil produk asuransi yang sama, belum tentu besar premi asuransinya sama. Menghitung premi asuransi adalah dengan mengalikan rate asuransi mobil dengan harga mobil. Hal lain yang bisa mempengaruhi besarnya premi adalah tahun keluaran, plat kendaraan, dan juga lokasi kendaraan difungsikan. Ada juga perusahaan yang memberikan rate asuransi mobil untuk premi dihitung berdasarkan faktor lain seperti usia pemilik polis, riwayat kredit dan finansial lainnya, dan juga jenis jaminannya.

Untuk asuransi TLO, besar rate asuransi mobil yang dibebankan biasanya berkisar antara 0,8 hingga 1 %, jadi tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan harga mobilnya.  Sedangkan asuransi all-risk memberikan rate asuransi mobil rata-rata mulai dari 2,5 hingga 3% sesuai dengan besarnya harga mobil. Baik TLO maupun all-risk, semakin tinggi harga mobilnya maka semakin rendah rate asuransi mobil yang dikenakan.

Dari uraian di atas bisa disimpulkan bahwa kelebihan dari asuransi all-risk adalah asuransi akan memberikan ganti rugi meski mobil Anda hanya mengalami kerusakan yang kecil. Sedangkan kekurangannya adalah besarnya biaya premi yang harus disetorkan. Sedangkan untuk TLO kelebihannya adalah biaya premi yang lebih ringan, namun kerusakan yang ditanggung oleh pihak asuransi hanya apabila mobil mengalami kerusakan di atas 75% atau hilang dicuri. Mau pilih yang mana? Tentu mempertimbangkan resiko Anda di jalanan akan
Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 20.47

Arsip Blog

© BisnisAbiz