Apakah Investasi Reksadana aman ? | BisnisAbiz

Jumat, 26 Agustus 2016

Apakah Investasi Reksadana aman ?


investasi reksadana

Mau tahu gan, tentang Reksadana ? yuuk cekidot and find out ;) ! Kebenaran tadi sore, teman ane whats up in ane! terus dia nanya ke ane, dan bilang gini, Bro, kok blog ente gak ada informasi tentang Investasi reksadana ? soalnya mau main forex masih ngeri, maunya investasi yang aman tapi bunganya lebih dari bank, terus kalau Reksadana gmana tuh, aman gak, terus gimana sih cara kerjanya ? dalam hati ane, wah lagi banyak duit nih! si boss :D hehehe! berhubung ane merasa gak enak, dan kebetulan ane sedikit tahu tentang instrumen investasi tersebut, dengan terpaksa ane tulis deh artikel ini :D huehehhe! 

Investasi reksadana pada dasarnya hampir sama seperti instrumen investasi lainnya e.g Forex, saham, Obligasi, Future and etc.! untuk penjelasan dasarnya, silakan baca halaman wikipedia ini (Reksadana), enaknya reksadana kalau di bandingkan dengan main forex atau saham, investasi ini cenderung lebih aman, karena yang menjalankan investasi tersebut ada orang khusus atau biasa di sebut dengan Manajer Investasi! Return/untungnya nya memang tidak sebesar forex atau pun saham, tapi setidaknya lebih baik dari bunga bank!

Cara kerja Investasi reksadana pada dasarnya sangat bagus, yaitu diversifikasi investasi! dan berhubung yang menangani reksadana tersebut adalah seorang manajer investasi, jadi sangat wajar jika dana anda yang di percayakan pada manajer investasi tersebut, akan di olah dan di mainkan ke berbagai macam instrumen! mulai dari saham,(biasanya beli saham saham fundamental e.g telkomunikasi, perbankan, otomotif retail and etc.saham tersebut cenderung stabil)SUN, sukuk, dan sebagainya! tapi biasanya tergantung pada reksadana jenis apa yang anda pilih! misalnya anda memilih reksadana saham, maka 80% dana anda, akan di putar di saham, kalau campuran, sudah pasti di putar nya ke instrumen campuran! entah itu saham, sun(surat utang negara), obligasi, dan sebagainya! jadi intinya dari investasi reksadana adalah, ente gak pusing dan ribet belajar tentang instrumen investasi, jadi ente tinggal duduk manis dan manajer investasi yang menjalankan uang anda! jadi anda tinggal terima beres saja! 



kalau di pikir secara logika, investasi reksadana sangat cocok untuk orang yang banyak duit tapi gak mau ribet belajar tentang saham atau pun pusing dengan trading forex! ente tinggal setor duit terus orang lain yang menjalankan! bisa dibilang reksadana newbie friendly (gampang di pahami)hehehehe! 

Kebetulan dari sekian penjelasan yang ane jelaskan tentang reksadana ke teman saya, ada satu pertanyaan yang sangat baik, yaitu berapa modal awal dan harus ke mana dan tempatnya di mana kalau mau main reksadana ? untuk modal minimal main reksadana bisa bervariasi, ada yang mulai dari 100 ribuan, hingga jutaan rupiah! untuk tempatnya ada banyak pilihan, mulai dari bank CIMB Niaga, Commonwealth, Mandiri,ANZ,(hampir semua bank ada, coba tanya teller, biasanya pada tahu) atau bisa juga dengan perusahaan investasi, seperti aset manajemen, saham/sekuritas, perusahaan future dan sebagainya! tapi kalau ente gak mau ribet coba aja tanya teller bank mandiri! bilang aja, mba, ada produk reksadana gak? biasanya sih nanti ada orang khusus yang menjelaskan tentang reksadana, kali ente nanti di kasih brosur, terus modal awal berapa, dan syaratnya apa saja! akan tetapi dan biasanya produk reksadana ini tidak menyatu dengan Bank, karena divisi nya khusus(aset manajemen), karena gak semua bank punya izin untuk produk investasi! tapi karena jangkauan bank luas, biasanya ada marketing aset manajemen yang nongkrong di bank cabang, tujuannya buat ngejaring calon investor!  sama aja kaya Asuransi axa mandiri! :D

Mungkin pertanyaan yang tidak kalah penting dari ente yang minat dengan reksadana, pasti gak jauh2 dari Risiko! :D betul tidak ? aman gak sih main reksadana ? ;) well, kalau kita berbicara tentang investasi, di mana klasifikasi investasi adalah nilai return atau profit lebih dari bunga bank! kemungkinan risiko itu pastinya akan lebih dari sekedar nabung di bank :) jadi triknya adalah, pilih reksadana yang bercokol dengan bank besar! tujuannya adalah, meminimalisir tingkat kabur! yah kalau pun mereka kabur, setidaknya bank besar tersebut malu, partneran sama mereka lagi. 

Its all about Brand! kalo produk mah, bisa aja kan white label(numpang brand doang), tapi kalau Brand sudah cacat! to big to fall! gan ;)  biasanya negara bakalan ikut ikutan ;) soalnya trauma, kan ama jaman dulu ;) kalau orang kaya pada kabur kan repot ;) huehehehe!

sedikit Insight tentang ekonomi Indonesia, kalau dipikir pikir masa masa ekonomi subur Indonesia bisa dibilang sudah mulai jenuh, karena terlihat dari banyak faktor, mulai dari daya beli, tingkat pengangguran, suku bunga, Retail, dan sebagainya! akan tetapi dari sisi luas, SDA, Demografi, Nilai mata uang dan lain sebagainya Indonesia masih punya kesempatan! tapi sayangnya hal dasar seperti infrastruktur, belum terlihat jelas, jadi bisa di bilang Indonesia perkembangannya gak akan jauh jauh! selama masih belum becus nganter sayuran antar pulau! saya pikir masih sulit buat Indonesia untuk tidak di sebut sebagai 3rd world! akan tetapi kalau pemerintah bisa menangani hal ini dengan sangat baik, kemungkinan potensi bisnis Indonesia akan jauh lebih baik berkali kali lipat! tapi kalau ngantar barang olshop ke papua butuh biaya ratusan ribu, dan waktu berhari hari! chances is, almost nil! :)  

Investasi pasti terkait dengan situasi ekonomi negara! kalau keadaan ekonomi lagi jenuh! mau investasi saham kek, reksadana, tanah, rumah apa pun itu! yah kemungkinan profitnya kecil! jadi ada baiknya sebelum investasi coba dilihat keadaan dulu, atau sektor apa yang sedang booming itu apa! misalnya industri online shop lagi trend! invest di situ malah justru lebih baik! kalau reksadana, pasti terkait dengan perusahaan besar, dalam hal ini saham! kalau perusahaan profit besar, dengan otomatis nilai saham akan naik! otomatis profit reksadana akan naik berkali kali lipat! tapi kalau lagi pada mode hemat ;) alias pada males belanja! profit perusahan kecil, kemungkinan return reksadananya juga akan segitu gitu aja!  ane sih gak menganjurkan reksadana, tapi juga tidak melarang reksadana!



Disclaimer/Sangkalan

Artikel Investasi Reksadana yang saya buat adalah sebagai pengetahuan semata, jangan pernah jadikan artikel ini sebagai acuan anda untuk ber investasi! duit anda, kerja keras anda, itu hak anda! tapi kalau kalah anda yang tanggung risikonya!  jadi saran saya, jangan telan mentah mentah setiap artikel investasi yang saya buat! karena bisa saja hari ini saya benar, tapi besok besok saya salah :) i.e nobody perfect! and nobody safe!

Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 23.48

Arsip Blog

© BisnisAbiz