Banjir Jakarta Cukup mengkhawatirkan! | BisnisAbiz

Selasa, 21 Februari 2017

Banjir Jakarta Cukup mengkhawatirkan!


Banjir Jakarta 2017
Hari  21 Februari 2017 terjadi Banjir di Jakarta! dan sayangnya tidak hanya terjadi di tempat langganan! tapi juga terjadi di 54 titik di jakarta! dan parahnya lagi beberapa tempat terendam banjir hingga mencapai ketinggian 1,5 meter! sebut saja cipinang melayu! di mana ketinggian banjir mencapai 70-150 cm!

Memang harus di akui, bencana banjir jakarta bukanlah yang pertama dan yang terakhir! mengingat kepadatan kota jakarta sangat padat, jadi tidak mudah untuk siapa pun untuk mengubah jakarta menjadi bebas banjir! dan sekedar FYI, banjir Jakarta sudah terjadi mulai dari Jaman Belanda! jadi bisa di bayangkan, bahwa bencana banjir di jakarta ini adalah suatu masalah yang tidak mudah! dan tidak bisa di anggap enteng! terlebih lokasi jakarta sangat berdekatan dengan laut!

Dan jujur saja, ketika saya SD, saya sempat tinggal di Priok selama bertahun tahun! dan banjir adalah sebuah event langganan! dan untuk beberapa kasus tertentu, terkadang banjir datang meski pun tidak ada hujan! alasannya karena air pasang dari laut! tapi intinya adalah, kok di tahun 2017, masalah bajir belum juga selesai ?

Memang mengatasi banjir bukan perkara mudah, lantaran biaya yang di perlukan tidaklah kecil! akan tetapi jika bencana banjir ini di diamkan, dan di hitung kerugian nya! angkanya cukup luar biasa! yaitu mencapai miliaran rupiah per jamnya! 

Memang akhir akhir ini pemda jakarta sudah mulai aktif dan lebih agresif dalam menangani isu banjir! mulai dari pembuatan banjir kanal barat timur, pembangunan sumur serapan, menyediakan jet pump dan sebagainya! akan tetapi dan sayangnya isu banjir belum bisa hilang! dan parahnya lagi, pada bulan februari 2017 ini banjir seolah olah muncul di banyak tempat! i.e 54 titik!

Kalau kita lihat dari kacamata sederhana atau awam, banjir pada dasarnya terjadi karena aliran air dari dataran tinggi menuju laut, terhambat! karena terhambat, maka aliran air menuju ke mana mana, al hasil terjadi banjir! akan tetapi jika aliran air menuju laut lancar! dengan sendirinya air akan menuju laut tanpa harus mampir ke perumahan atau pun rumah warga!😎 

Dan kalau saya perhatikan! ketika banjir di Bekasi terjadi, jakarta tidak terlalu banjir! akan tetapi ketika bekasi tidak banjir, jakarta terjadi banjir di banyak titik! kalau di pikir secara logika, bogor jakarta adalah dataran tinggi! sementara jakarta adalah dataran rendah! dengan otomatis, bogor bekasi adalah pengirim banjir! dengan kata lain, seharusnya yang banjir adalah jakarta! bukan Bekasi atau pun bogor! 😂

Dan kalau boleh jujur, alasan saya pindah pun ke Bekasi perbatasan bogor i.e vila nusa indah! adalah lantaran tidak banjir! akan tetapi dan sayangnya tetap saja banjir! huahahaha! 
Memang agak lucu! pindah dari jakarta menghindari banjir, ternyata kena banjir juga!
jadi pertanyaan besarnya adalah, apa solusi terbaik agar banjir tidak lagi melanda jakarta ? well, kanal barat timur sudah dibangun, sumur serapan sudah di bangun dan seterusnya! dan saya pikir berapa banyak pun di bangun kanal atau pun sumur, saya pikir hal tersebut tidak realistis! artinya mustahil! dan kalau saya lihat masalah banjir pada dasarnya bukan karena bogor bekasi atau pun jakarta, atau pun aliran air! tapi lebih kepada kerjasama dan kordinasi,  dan komitmen untuk mengatasi banjir! 

Karena secara logika, air datang dari bogor bekasi, menuju laut i.e jakarta! sementara bogor bekasi, tidak lagi menjadi penyerap air yang baik! terutama banyak terjadi pembangunan perumahan! al hasil air mengalir cukup banyak dan tidak tertahan! jadi mau gimana pun! tetap saja, jakarta akan selalu dapat kiriman air berlebih! dari kota tetangga! i.e bekasi bogor! 

Jadi solusi terbaik adalah, dengan membangun kanal atau aliran air dari bogor menuju laut! karena masalah utamanya kan kiriman air dari bogor! air dari bogor menuju bekasi! air dari bekasi menuju jakarta! dan secara logika tidak mungkin jakarta sanggup menampung kiriman air yang sangat banyak!  jadi biar bagaimana pun dan sebanyak apa pun kanal yang di bangun! besar kemungkinan banjir akan tetap terjadi! 

karena masalah banjir sama seperti masalah bisnis! kalau pebisnis kecil di hambat! otomatis pebisnis besar, akan kesulitan berkembang! meski pun pebisnis besar menciptakan sistem yang sangat canggih dan fleksibel! tetap saja, masalah utamanya itu kan di pebisnis kecil! tapi ketika pemerintah membuat aturan secara nasional! sebut saja suku bunga! atau pun kemudahan kredit! dengan sendirinya bisnis kecil akan berkembang, dan pebisnis besar pun akan terkena efek positifnya!

Tapi intinya adalah banjir itu masalah regional suatu pulau! karena masalahnya itu kan dari atas! jadi kalau aliran di atas, lancar! di tengah lancar! otomatis yang dataran rendah pun menjadi lancar pula, menuju laut! akan tetapi jika dataran rendah berusaha keras membuat segala cara!e.g kanal barat, timur, sumur serapan, jet pump etc! sementara dari atas, di bombardir dengan jumlah air yang besar! dengan otomatis, air akan mampir kemana mana! kalau untuk skala pasang laut , mungkin kanal barat dan timur sudah lebih dari cukup! tapi kalau kiriman air! saya pikir harus menggunakan metode yang tepat sasaran i.e di kontrol

Tapi pesan moral dari masalah banjir adalah! kita tidak bisa cari aman sendiri! itu artinya ketika kita main aman, tapi orang di sekitar kita tidak aman! tetap saja, kita akan kebagian efek nya! 😎 mungkin, solusi terbaik adalah dengan membangun kanal BBJ(bogor bekasi jakarta)! 😂 karena dengan cara itulah, air bisa di kendalikan dari hulu ke hilir!


Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 23.27

Arsip Blog

© BisnisAbiz