Ma ruf amin Ahok Dilema Tak Berujung! | BisnisAbiz

Rabu, 01 Februari 2017

Ma ruf amin Ahok Dilema Tak Berujung!



Beberapa waktu lalu sidang Ahok yang ke 8 ada beberapa kejadian yang menarik! yaitu pihak AHok dan pengacara nya bersikap seolah olah memojokan Ma ruf Amin! dan mengatakan bahwa dia tidak lagi objektif perihal dia menjadi seorang saksi! lantaran ada kabar, bahwa SBY menelpon dia dan mengatakan sesuatu! tapi intinya adalah pihak ahok mencoba untuk memojok kan Ketua MUI tersebut, dan mempunyai bukti tentang percakapan! 

Sontak saja, banyak pihak merasa kaget dan emosi! bahkan SBY sendiri pun merasa kesal dan merasa di Injak injak! lantaran privasi nya sudah tidak di hargai lagi! dan tidak hanya SBY saja yang marah, tapi juga banyak pihak! lantaran Ma Ruf Amin adalah seorang ketua MUI dan Juga Rais Aam PBNU! jadi sangat wajar jika banyak orang terkait dengan Ma Ruf Amin merasa jengkel dengan pihak Ahok! 

Dan Tidak lama kemudian, melihat reaksi banyak pihak! Ahok pun langsung meminta maaf secara tertulis pada Ma Ruf Amin! karena bertindak tidak sopan dan memojokan beliau! 

Kalau saya pribadi, Melihat tidak ada yang salah dengan sikap Ahok, karena biar bagaimana pun adalah, posisi dia ada  di ujung tanduk! yang artinya jika dia kalah dia akan masuk penjara selama bertahun tahun lamanya! jadi wajar saja jika dia ngotot dan mencoba untuk mencari kebenaran di balik dugaan! dan saya pikir hal tersebut sangat normal! karena kalau saya jadi AHok pun, pasti akan melakukan segala cara, agar bisa bebas! termasuk memojokan orang No.1 siapa pun dia! itu kalau saya yah! 😎

Pada dasarnya hal penting dalam kasus ini adalah apakah Ahok terbukti secara kuat dan bisa di Jebloskan ke penjara atau tidak? jika tidak, saya pikir masalah ini dan itu hanya membuat hal ini tidak berujung! dan banyak membuang biaya! karena dalam hal ini terlihat sangat jelas ada unsur politik atau setidaknya membuat event ini kental dengan unsur politik! Plus Aji Mumpung bagi para politikus! Mungkin para politikus melihat bahwa Gubernur DKI, adalah salah satu jalan singkat menujur RI-1! dengan otomatis event ini sangat penting dan krusial bagi mereka!

Memang tidak bisa di pungkiri bahwa menjadi Gubernur DKI adalah salah satu jalan pintas! setidaknya menjadi acuan dan penilaian masyarakat luas, apakah orang tersebut layak atau tidak untuk menjadi kandidat seorang presiden! dan hal ini sudah terbukti efektif dengan adanya Presiden Jokowi yang menjadi presiden RI , lantaran dia menjabat Gubernur DKI! tapi sayangnya hal tersebut belum tentu berlaku untuk kandidat lain! dan saya pikir yang membuat Jokowi populer bukan karena dia Gubernur DKI tapi karena dari awal dia adalah seorang pemimpin yang baik! jadi tidak heran jika dia menjadi presiden dengan mulus! artinya bukan berarti dengan menjadi Gubernur DKI, lantas dia bisa dengan mudah jadi Presiden RI!

Jika para politikus berpikir seperti itu saya pikir mereka salah besar! setidaknya saya bisa bilang jalan menuju roma tidak hanya satu, dan ada banyak! kenapa ? karena bukan berarti ketika dia jadi Gubernur RI voter tiba tiba menilai menilai dia adalah calon presiden yang baik! artinya korelasi antara menjadi gubernur DKI dengan popularitas untuk bisa menduduki kursi RI-1 i.e Presiden Indonesia tidak ada kaitannya sama sekali dengan menjadi Gubernur DKI! akan tetapi korelasi nya adalah lebih kepada popularitas! itu artinya semakin orang banyak di kenal baik oleh publik! ada kemungkinan publik akan memilih dia menjadi presiden!

Dengan kata lain menjadi Gubernur DKI memang bisa di pastikan akan populer! tapi bukan berarti tidak ada cara lain! dan seperti saya sudah katakan sebelumnya! era saat ini adalah Zamannya Medsos! bahkan para bule bule ahli di dunia(experts), sudah memprediksikan! bahwa sosmed membawa dampak yang cukup penting untuk branding! dan para pelaku bisnis di dunia, akan mulai non agresif dalam hal penjualan!(konsumen semakin cerdas) artinya jika para politikus bisa tampil baik dan elegan, dan menggunakan medsos! e.g twitter, facebook, instagram and etc! bukan tidak mungkin popularitas mereka akan melambung tinggi! dan menang mudah dalam perebutan kursi RI-1! 

Pertanyaan besarnya adalah Apakah Ahok bisa menjadi Presiden RI-1! lantaran dia sudah cukup tenar di medsos ? jawaban nya adalah! iyah, terutama jika para ortodoks mulai membordir pihak AHok secara membabi buta! karena hal ini bisa membuat popularitas Ahok menjadi sangat tinggi! terlebih para pengguna internet bukanlah ortodoks! setidaknya mereka ada di jalur liberal! dan jumlah internet user pun tidak main main! yaitu mencapai setengah dari jumlah penduduk Indonesia(lebih dari seratus juta)! artinya jika Ahok terus exist dan menjadi hot topik atau bahkan menjadi worldwide trending dalam waktu yang cukup lama! sementara calon lain tidak ada yang jelas juntrungan nya! kemungkinannya adalah Ahok menjadi salah satu pilihan alternatif terbaik!setidaknya Ahok akan menjadi calon yang paling logis, buat voter liberal!

Dan atas berdasarkan pengamatan saya! hampir rata rata(80%) pengguna internet pada dasarnya tidak terlalu peduli dengan apa yang di katakan oleh orang orang ortodoks atau politikus! 😎 karena kita semua tahu bahwa politikus adalah seseorang yang tidak bisa di percaya! sementara pemikiran atau perkataan orang orang ortodoks adalah sesuatu yang hanya di pertimbangkan! tapi tidak bisa di jadikan acuan! lantaran tidak ada bukti yang jelas dan bisa di pertanggung jawabkan! 

Sebut saja saat ini! Ahok tersangka penista agama! tapi tidak ada bukti yang kuat! al hasil semuanya menjadi ambigu! dan pastinya hal ini akan menjadi bahan acuan untuk kejadian kejadian selanjutnya! bahkan termasuk saya melihat bahwa kasus AHok ini lebih berbau unsur politik! dan jujur saja, kalau kasus Ahok ini tidak ada bukti yang kuat, lantas hal apalagi yang mau di jadikan alasan untuk memenjarakan AHok ? dan justru semakin lama, kasus ini di biarkan ! justru akan membuat opini publik menjadi berubah! dan bukan tidak mungkin akan merasa bersalah! toh gak ada bukti yang kuat yang mengarah ke arah tersebut! i.e di zalimi!

Pesan moralnya adalah, jika memang tidak ada bukti yang kuat saya pikir memvonis atau pun menghukum sesorang adalah tindakan yang kurang bijak! dan jujur saja, semakin lama kasus ini semakin di jadikan ajang politik! ke mana mana tidak jelas! ini bukan masalah pro Ahok atau pro MUI, tapi lebih kepada sesuatu yang bisa menjadi kan situasi tidak kondusif! karena semakin di tahan, maka akan semakin banyak pihak, yang ikut ikutan tidak jelas! i.e join the bandwagon(ikut-ikutan/numpang tenar)
Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 20.26
© BisnisAbiz