Keuntungan Dan Kerugian ERP | BisnisAbiz

Selasa, 11 April 2017

Keuntungan Dan Kerugian ERP


Keuntungan,risiko Dan Kerugian ERP

Mau tahu gan, keuntungan dan kerugian ERP ? yuuk cekidot ;) pada artikel sebelumnya, saya sudah membahas tentang apa itu sistem ERP, manfaat dan implementasinya! kali ini saya akan membahas abis, tentang ERP! setidaknya tentang untung dan rugi dari sebuah aplikasi ERP! saya asumsi kan! bahwa anda yang membaca ini adalah seorang pemilik sebuah perusahaan! 😎 anda belum tahu banyak tentang ERP, dan ingin mencoba untuk menggunakan software ERP untuk meningkatkan kemampuan perusahaan anda! dengan otomatis, anda ingin tahu banyak tentang apa manfaatnya dan apa saja kerugian nya!

Memang tidak ada yang salah dengan pertanyaan anda! karena pastinya sebuah aplikasi atau pun software, pasti ada untung ruginya! terutama untuk sebuah software yang berfungsi untuk menyatukan dan membuat seluruh fungsi perusahaan menjadi lebih terintegritas!😎

Kalau saya ada di posisi anda, pasti saya akan cari tahu, tentang untung, manfaat , kerugian dan risikonya! namanya sebuah software integritasi, pasti ada risikonya! terlebih jika aplikasi tersebut, aplikasi lama old school! i.e ERP SAP! kenapa saya bilang ERP SAP, itu old school! 😎 karena aplikasi ini bisa terbilang salah satu pioner dalam dunia ERP dan sudah di gunakan oleh jutaan perusahaan di dunia! tapi sayangnya aplikasi ini, jika di bandingkan dengan new comer! cukup jauh berbeda, dan new comer lebih friendly user! anda bisa lihat di sini SAP ERP VS ACUMATICA silakan baca situs rivew tersebut! pasti anda bisa lihat secara sekilas, dan bisa mendapatkan sedikit gambaran!

Ok, back to topik! jika kita berbicara tentang keuntungan ERP, pasti anda sudah sering dengar dari sales ERP! 😎 ini lah, itulah, dan seterusnya! betul tidak ? 😎 Yep! that sales job! tapi kalau kita berbicara tentang kerugian dan risiko dari penggunaan software ini, pasti sedikit! yep, because that's a sales job!(again) karena normalnya seorang sales forbid berbicara tentang hal yang dapat merusak closing! 😎 after all! berapa banyak coba costumer yang akan menggunakan ERP ? yep, sedikit! jadi jangan heran, jika sales ERP, berbicara tentang kerugian dan risiko, pasti agak sedikit berbisik dan tidak jelas! 😎

Tapi untungnya hari ini saya tidak ada posisi tersebut! jadi akan saya coba untuk sedikit lebih objektif! 😎 risiko implementasi dari sebuah aplikasi/software ERP, pasti ada! alasannya cukup sederhana! karena ERP adalah sebuah alat, atau pun aplikasi yang bisa mengubah kultur dan cara kerja input sebuah data perusahaan! yang biasanya manual atau tidak ter integritas, lantas setelah menggunakan ERP, pastinya input data perusahaan menggunakan aplikasi ERP! karena tujuan aplikasi ERP adalah, pemilik bisa melihat aktivitas dan kinerja dari masing masing departemen(fungsi perusahaan) dengan menggunakan software ERP!

Itu artinya jika staf anda tidak tahu atau tidak mahir menggunakan ERP maka input data bisa saja terjadi kesalahan, dan kekacauan! atau bisa juga ERP tidak efisien, lantaran salah input data! 😎 cukup menakutkan bukan?  😎 terlebih jika perusahaan anda sudah cukup besar! pastinya hal ini agak sedikit tricky! 😎 yep perlu pertimbangan besar! karena mengubah kultur dan cara kerja tidaklah mudah! bisa jadi efisien! atau bisa jadi nightmare! 😎 

sama seperti saya! beberapa waktu lalu, teman saya sempat memberikan rekomendasi untuk mengubah platform! dari blogger ke Wordpress! tapi karena jumlah artikel saya sudah sangat banyak! jika saya melakukan terburu2 pasti saya mengalami kerugian cukup signifikan! entah itu dari sisi rangking, atau pun sisi income! dan hal ini pastinya akan membuat saya cukup khawatir! 😇 tapi di satu sisi, saya cukup sadar, bahwa mengganti platform adalah hal yang sangat bijak! karena kalau blog saya sudah mempunyai puluhan ribu artikel! mau tidak mau saya harus pindah! lalu saya berpikir bagaimana cara penerapan penggantian platform, dengan risiko yang rendah ? well, here's the answer! test migrasi/pindah data dengan skala kecil! lalu proyeksikan perubahan tersebut via offline! dengan menggunakan cara ini, hampir bisa di pastikan risikonya sangat rendah! 😎 karena saya sebagai owner, bisa melihat dan merasakan apakah perubahan tampak dramatis atau tidak!

apakah hal tersebut bisa di lakukan untuk sebuah perusahaan besar dengan aplikasi ERP ? well, tentu saja bisa! karena yang paling penting adalah, anda atau staf anda, harus familiar atau paham terhadap platform tersebut! dalam kasus ini adalah anda harus mencari ERP yang sifatnya friendly user! yep! gampang di gunakan! 😎 bagaimana jika kita menggunakan ERP lama ? well, saya pikir hal tersebut bisa saja anda pilih, akan tetapi alangkah baiknya untuk mencari perbandingan, antara ERP yang satu dengan yang lainnya! pilih ERP yang gampang, lalu pilih ERP tersebut! setidaknya, proses input data, tidak akan menyulitkan(pain in the a55)  bayangkan, jika data transaksi keuangan anda berjumlah jutaan! sementara ERP anda harus di masukan satu persatu! yep! input data bisa memakan waktu bertahun tahun lamanya! 😅 belum lagi fitur auto mode! untuk departemen keuangan! e.g payroll, invoice tagihan, piutang, logistik, etc! bla..bla..bla..! 

akan tetapi dengan menggunakan ERP dalam skala kecil, dan membentuk staf khusus! anda bisa melihat proyeksi aktivitas perusahaan anda dengan menggunakan sistem ERP! 😎 Yep! perusahaan anda akan sedikit lebih modern! dan selangkah lebih maju, dan setara dengan perusahaan bule bule di luar sana! 😎 

Bagaimana jika saya menggunakan cara manual ? dan tidak menggunakan aplikasi ERP ? well, saya pikir hal tersebut cukup sulit! karena untuk bisa go Internasional, sebuah perusahaan harus bisa melihat aktivitas perusahaan dengan cara yang paling sederhana! karena tidak lucu, jika investor ingin invest triliunan rupiah, dan melihat data cash flow, tapi anda memberikan kertas, pastinya mereka tidak kagum! 😎  tapi kalau investor bisa melihat dari smartphone! dan melihat aktivitas perusahaan secara garis besar! kemungkinannya adalah mereka akan yakin dan lebih percaya untuk investasi dalam jumlah besar!

Memang pada umumnya investor akan melakukan investasi jika sebuah perusahaan sudah bertahan selama bertahun tahun(beta), dan memiliki reputasi baik! dengan memberikan laporan keuangan yang sudah di validasi oleh pihak KAP, sebuah perusahaan sudah bisa mendapatkan dana investasi untuk keperluan ekspansi! akan tetapi ada juga beberapa investor yang tidak dengan mudah percaya data KAP! karena beberapa investor akan selalu invest jika mereka percaya dengan sistem kerja perusahaan tersebut! itu artinya meski pun data keuangan cash flow anda sangat baik, mereka tidak akan serta merta percaya!

Sebut saja Warren Buffett! dia sangat terkenal dengan metode investasi nya yang sangat baik dan teliti! al hasil portofolio investasi dia sangat baik! dan satu hal tentang prinsip dia! dia akan selalu melihat cara manajemen perusahaan bekerja! jika manajemen nya cukup baik, maka dia tidak akan segan untuk melakukan investasi dalam jumlah yang sangat besar! untuk bisa memahami sebuah perusahaan besar dia butuh alat/aplikasi yang memudahkan! karena tidak mungkin dia mengecek satu persatu dan hanya satu divisi keuangan saja! jadi bisa di bilang dia akan melihat sebuah perusahaan dengan menggunakan alat internal! i.e ERP!

Dari data ERP, Warren setidaknya bisa melihat secara real! di mana letak masalah dan di mana sumber kekuatan! jika dia ok, tidak ada salahnya untuk mencoba invest dalam jumlah aman atau berkala! akan tetapi jika tidak ada data atau alat yang tepat! pastinya dia akan merasa ragu! apakah laporan data keuangan ini memang benar atau fiktif! 😎 jujur aja gan, kalau saya jadi warren! saya tidak mudah percaya begitu saja bullshit data cash flow! tapi saya akan prefer melihat apa sih masalahnya, kenapa mereka butuh dana, dan kenapa mereka berani beraninya minta dana untuk ekspansi ? betul tidak 😎 meski pun cara manual bisa saja di lakukan! tapi setidaknya alat internal yang biasa di gunakan akan menambah kepercayaan!

Karena secara logika! dana untuk ekspansi, kan bisa saja dari pasar modal atau jual saham! i.e Go publik! jika hal tersebut tidak cukup, lantas atas dasar apa ? sebut saja Toped, Gjek! kok mereka bisa dapat investasi triliunan rupiah! padahal belum go publik ? apakah data cash flow cukup ? jujur saja, kalau saya jadi investor mikir 3x, kalau harus invest triliunan! kecuali, saya bisa melihat daleman! 😎 misalnya, jumlah trafik organik, transaksi penjualan, feedback pelanggan, income, planing dan sebagainya! dari situ investor akan lebih yakin dan percaya untuk mengeluarkan dana dalam jumlah besar! 😎 karena secara logika investor gak mungkin melakukan audit dalam waktu bertahun2! dan kesannya pasti gak bagus! tapi dengan CEO atau owner memberi izin melihat data ERP! mereka bisa yakin! lagian gan, ERP kok bisa populer di dunia barat, meski pun harganya sangat mahal ! betul tidak ? pasti ada fungsi tertentu! setidaknya investor akan senang jika bisa melihat aktivitas perusahaan dari sebuah alat! betul tidak ? 😎

Bagaimana jika data ERP di manipulasi untuk keperluan investasi ? well. bisa saja! tapi normalnya harga ERP kan mahal, jadi kalau untuk di buat seperti itu, kemungkinannya adalah tipis! setidaknya ada double check up! dan ERP adalah salah satu alat untuk mempercepat proses verifikasi tersebut!


Kesimpulan:
Jika anda ingin perusahaan anda Go Internasional! setidaknya anda butuh ERP! entah itu SAP, Acumatica or what ever! tetap perlu! risiko pasti ada! kesalahan juga ada! tapi dengan komitmen dan dedikasi! setidaknya anda sebagai owner atau pun pemilik bisa melihat aktivitas perusahaan dari sebuah alat! dan bukan tidak mungkin seiring waktu perusahaan anda berkembang! anda bisa menggunakan data tersebut sebagai portofolio investment! dan bisa menduplikasi sistem tersebut pada proyek baru!
Ditulis oleh: Bisnis dan peluang usaha BisnisAbiz Updated at : 23.53
© BisnisAbiz